::..|_ Paradigm Shift _|..::

" … Only in the remembrance of Allah do heart find peace. (Ar-Ra'd, 13:28) "

Shift_Ramadhan #8 ; Jewels From The Quran (Juz 8 : Al-An'am, 6:111 - Al-A'raf, 7:87)



.:: Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang ::.

8 Ramadhan 1432H

Juz 8 (Al-An'am, 6:111 - Al-A'raf, 7:87)

122. Dan jika Kami turunkan malaikat pun kepada mereka, dan orang-orang yang mati (hidup semula lalu) berkata-kata dengan mereka, dan kami himpunkan pula tiap-tiap sesuatu di hadapan mereka (untuk menjadi saksi tentang kebenaran Nabi Muhammad), nescaya mereka tidak juga akan beriman, kecuali jika dikehendaki Allah; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenar). (Al-An'am, 6:111)

123. Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh dari Syaitan-syaitan manusia dan jin, setengahnya membisikkan kepada setengahnya yang lain kata-kata dusta yang indah-indah susunannya untuk memperdaya pendengarnya. Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah mereka tidak melakukannya. Oleh itu, biarkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan (dari perbuatan yang kufur dan dusta) itu. (Al-An'am, 6:112)

124. Dan jika engkau menurut kebanyakan orang yang ada di muka bumi, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah; tiadalah yang mereka turut melainkan sangkaan semata-mata, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta. (Al-An'am, 6:116)

125. Dan tinggalkanlah kamu dosa yang nyata dan yang tersembunyi. Kerana sesungguhnya orang-orang yang berusaha melakukan dosa, mereka akan dibalas dengan apa yang mereka telah lakukan. (Al-An'am, 6:120)

126. Maka sesiapa yang Allah kehendaki untuk memberi hidayah petunjuk kepadanya nescaya Ia melapangkan dadanya (membuka hatinya) untuk menerima Islam; dan sesiapa yang Allah kehendaki untuk menyesatkannya, nescaya Ia menjadikan dadanya sesak sempit sesempit-sempitnya, seolah-olah ia sedang mendaki naik ke langit (dengan susah payahnya). Demikianlah Allah menimpakan azab kepada orang-orang yang tidak beriman. (Al-An'am, 6:125)

127. Wahai sekalian jin dan manusia! Bukankah telah datang kepada kamu Rasul-rasul dari kalangan kamu sendiri, yang menyampaikan kepada kamu ayat-ayatKu (perintah-perintahKu), dan yang memberikan amaran kepada kamu tentang pertemuan kamu dengan hari (kiamat) ini? Mereka menjawab: "Kami menjadi saksi mengakui akan (kesalahan) diri kami sendiri (mendustakan Rasul-rasul itu)". Dan (sebabnya ialah) mereka telah diperdayakan oleh (kemewahan) hidup di dunia dan (kerana itulah) mereka menjadi saksi (pada hari akhirat) terhadap diri mereka sendiri: (bahawa) sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang mengingkari (apa yang telah disampaikan oleh Rasul-rasul itu). (Al-An'am, 6:130)

128. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kamu (hari kiamat dan balasannya) tetap akan datang, dan kamu tidak akan dapat melepaskan diri (dari balasan itu). (Al-An'am, 6:134)

129. Dan bahawa sesungguhnya inilah jalanKu (agama Islam) yang betul lurus, maka hendaklah kamu menurutnya; dan janganlah kamu menurut menurut jalan-jalan (yang lain dari Islam), kerana jalan-jalan (yang lain itu) mencerai-beraikan kamu dari jalan Allah, Dengan yang demikian itulah Allah perintahkan kamu, supaya kamu bertaqwa. (Al-An'am, 6:153)

130. Dan ini sebuah Kitab (Al-Quran) yang Kami turunkan, yang ada berkatnya (banyak manfaatnya). Oleh itu, hendaklah kamu menurutnya; dan bertaqwalah (kepada Allah), mudah-mudahan kamu beroleh rahmat. (Al-An'am, 6:155)

131. Atau supaya kamu (tidak) mengatakan: "Sesungguhnya kalau diturunkan Kitab kepada kami tentulah kami mendapat petunjuk hidayah lebih daripada mereka". (Kamu tidak akan dapat berdalih lagi) kerana sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan (yang cukup) dari Tuhan kamu, dan petunjuk hidayah serta rahmatNya (yang melimpah-limpah). Oleh itu, siapakah yang lebih zalim lagi daripada orang yang mendustakan ayat-ayat keterangan Allah dan berpaling daripadanya? Kami akan membalas orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat keterangan Kami (dengan) azab seksa yang seburuk-buruknya, disebabkan mereka sentiasa berpaling (mengingkarinya). (Al-An'am, 6:157)

132. Sesiapa yang membawa amal kebaikan (pada hari kiamat), maka baginya (balasan) sepuluh kali ganda (dari kebaikan) yang sama dengannya; dan sesiapa yang membawa amal kejahatan, maka ia tidak dibalas melainkan (kejahatan) yang sama dengannya; sedang mereka tidak dianiaya (sedikitpun). (Al-An'am, 6:160)

133. Katakanlah: "Sesungguhnya sembahyangku dan ibadatku, hidupku dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam. (Al-An'am, 6:162)

134. Dan Dia lah yang menjadikan kamu khalifah di bumi dan meninggikan setengah kamu atas setengahnya yang lain beberapa darjat, kerana Ia hendak menguji kamu pada apa yang telah dikurniakanNya kepada kamu. Sesungguhnya Tuhanmu amatlah cepat azab seksaNya, dan sesungguhnya Ia Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (Al-An'am, 6:165)

135. Dan sesungguhnya Kami telah menetapkan kamu (dan memberi kuasa) di bumi, dan Kami jadikan untuk kamu padanya (berbagai jalan) penghidupan (supaya kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur.(Al-A'raf, 7:10)

136. Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa itulah yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur). (Al-A'raf, 7:26)

137. Wahai anak-anak Adam! Janganlah kamu diperdayakan oleh Syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapa kamu dari Syurga, sambil ia menyebabkan terlucutnya pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan kepada mereka: aurat mereka (yang sebelum itu tertutup). Sesungguhnya Syaitan dan kaumnya melihat kamu dengan keadaan yang kamu tidak dapat melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan Syaitan-syaitan itu teman rapat bagi orang-orang yang tidak beriman. (Al-A'raf, 7:27)

138. Dan bagi tiap-tiap umat ada tempoh (yang telah ditetapkan); maka apabila datang tempohnya, tidak dapat mereka dikemudiankan walau sesaatpun, dan tidak dapat pula mereka didahulukan.(Al-A'raf, 7:34)

139. Maka tidak ada yang lebih zalim daripada orang yang berdusta terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayatNya. Orang-orang itu akan mendapat bahagian mereka (di dunia) dari apa yang telah tersurat (bagi mereka), hingga apabila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) yang mengambil nyawa mereka, bertanyalah malaikat itu (kepada mereka): "Manakah (makhluk-makhluk dan benda-benda) yang kamu sembah selain Allah?" Mereka menjawab: "Semuanya itu telah hilang lenyap daripada kami", dan mereKa pula menjadi saksi terhadap diri mereka sendiri, bahawa mereka adalah orang-orang yang ingkar. (Al-A'raf, 7:37)

140. Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat (perintah) Kami dan yang angkuh (merasa dirinya lebih) daripada mematuhinya, tidak sekali-kali akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk Syurga sehingga unta masuk di lubang jarum dan demikianlah Kami membalas orang-orang yang melakukan kesalahan.(Al-A'raf, 7:40)

141. Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh - (dengan tidak menjadi keberatan kepada mereka, kerana) Kami tidak memberati diri seseorang (dengan kewajipan) melainkan sekadar yang terdaya olehnya, - merekalah ahli Syurga, mereka kekal di dalamnya. (Al-A'raf, 7:42)

142. (Tuhan berfirman: Orang-orang kafir itu ialah) orang-orang yang menjadikan perkara-perkara agama mereka sebagai hiburan yang melalaikan dan permainan, dan orang-orang yang telah terpedaya dengan kehidupan dunia (segala kemewahannya dan kelazatannya). Oleh itu, pada hari ini (hari kiamat), Kami lupakan (tidak hiraukan) mereka sebagaimana mereka telah lupa (tidak hiraukan persiapan-persipan untuk) menemui hari mereka ini, dan juga kerana mereka selalu mengingkari ayat-ayat keterangan Kami. (Al-A'raf, 7:51)

143. Dan janganlah kamu berbuat kerosakan di bumi sesudah Allah menyediakan segala yang membawa kebaikan padanya, dan berdoalah kepadaNya dengan perasaan bimbang (kalau-kalau tidak diterima) dan juga dengan perasaan terlalu mengharapkan (supaya makbul). Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang memperbaiki amalannya. (Al-A'raf, 7:56)

144. "Adakah kamu merasa ragu-ragu dan hairan tentang datangnya kepada kamu nasihat pengajaran dari Tuhan kamu melalui seorang lelaki dari golongan kamu, untuk memberi peringatan kepada kamu, dan supaya kamu bertaqwa dan juga supaya kamu beroleh rahmat?". (Al-A'raf, 7:63)

---------------------------------------------------------------------------------------------

Ayat Tadabbur Ringkas Juz 8

p/s : Ayat tadabbur ringkas juz 8 juga insya Allah akan disambung sekiranya ada kelapangan masa yang lebih..sedang menguruskan sesuatu pada saat ini..akn cuba mencari waktu insya Allah =)

Jzkk sudi ziarah dan ikuti JFTQ utk kali ini =)

Wassalam ~

Shift_Ramadhan #7 ; Jewels From The Quran (Juz 7 : Al-Ma'idah, 5:83 - Al-An'am, 6:110)


.:: Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang ::.

7 Ramadhan 1432H

Juz 7 (Al-Ma'idah, 5:83 - Al-An'am, 6:110)

101. Katakanlah; "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu,maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan. (Al-Ma'idah, 5:100)

102. Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah menurut kepada apa yang telah diturunkan oleh Allah (Al-Quran), dan kepada RasulNya (yang menyampaikannya)", mereka menjawab: "Cukuplah bagi kami apa yang kami dapati datuk nenek kami mengerjakannya". Adakah (mereka akan menurut juga) sekalipun datuk nenek mereka tidak mengetahui apa-apa dan tidak pula mendapat hidayah petunjuk? (Al-Ma'idah:5:104)

103. Dia lah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian Ia tentukan ajal (kematian kamu) dan satu ajal lagi yang tertentu di sisiNya (iaitu masa yang telah ditetapkan untuk dibangkitkan kamu semula pada hari kiamat); dalam pada itu, kamu masih ragu-ragu (tentang hari pembalasan). (Al-An'am, 6:2)

104.Dan Dia lah Allah (yang disembah dan diakui kekuasaanNya) di langit dan di bumi; Ia mengetahui apa yang kamu rahsiakan dan apa yang kamu lahirkan, dan Ia juga mengetahui apa yang kamu usahakan. (Al-An'am, 6:3)

105. Katakanlah (wahai Muhammad): "Patutkah aku mengambil (memilih) pelindung yang lain dari Allah yang menciptakan langit dan bumi, dan Ia pula yang memberi makan dan bukan Ia yang diberi makan?" Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama sekali menyerah diri kepada Allah (Islam), dan (aku diperintahkan dengan firmanNya): `Jangan sekali-kali engkau menjadi dari golongan orang-orang musyrik itu. ' " (Al-An'am, 6:14)

106.Dan jika Allah mengenakan (menimpakan) engkau dengan bahaya bencana, maka tidak ada sesiapa pun yang dapat menghapuskannya melainkan Dia sendiri; dan jika Ia mengenakan (melimpahkan) engkau dengan kebaikan, maka Dia adalah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. (Al-An'am, 6:17)

107.Dan (ingatlah), hari (kiamat yang padanya) Kami himpunkan mereka semua, kemudian Kami berfirman kepada orang-orang musyrik: "Manakah orang-orang dan benda-benda yang dahulu kamu sifatkan (menjadi sekutu Allah):?" (Al-An'am, 6:22)

108.Sesungguhnya telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mengadap Allah; sehingga apabila hari kiamat datang secara mengejut kepada mereka, mereka berkata; "Aduhai kesalnya kami atas apa yang telah kami cuaikan dalam dunia!" Sambil mereka memikul dosa-dosa mereka di atas belakang mereka. Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu. (Al-An'am, 6:31)

109. Dan tidak (dinamakan) kehidupan dunia melainkan permainan yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan: dan demi sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Oleh itu, tidakkah kamu mahu berfikir? . (Al-An'am, 6:32)

110.Dan tidak seekor pun binatang yang melata di bumi, dan tidak seekor pun burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan mereka umat-umat seperti kamu. Tiada Kami tinggalkan sesuatu pun di dalam kitab Al-Quran ini; kemudian mereka semuanya akan dihimpunkan kepada Tuhan mereka (untuk dihisab dan menerima balasan). (Al-An'am, 6:38)

111.Katakanlah (wahai Muhammad): "Bagaimana fikiran kamu, jika Allah melenyapkan pendengaran serta penglihatan kamu, dan Ia pula memeteraikan atas hati kamu? Siapakah Tuhan selain Allah yang berkuasa mengembalikannya kepada kamu?" Lihatlah bagaimana Kami berulang-ulang menerangkan tanda-tanda kebesaran Kami (dengan berbagai cara), dalam pada itu, mereka tetap juga berpaling - ingkar. (Al-An'am, 6:46)

112.Katakanlah (wahai Muhammad); "Aku tidak mengatakan kepada kamu (bahawa) perbendaharaan Allah ada di sisiku, dan aku pula tidak mengetahui perkara-perkara yang ghaib; aku juga tidak mengatakan kepada kamu bahawasanya aku ini malaikat, aku tidak menurut melainkan apa yang diwahyukan kepadaku". Bertanyalah (kepada mereka): "Adakah sama orang yang buta dengan orang yang celik? Tidakkah kamu mahu berfikir?" . (Al-An'am, 6:50)

113.Dan demikianlah Kami uji sebahagian dari mereka (yang kaya raya) dengan sebahagian yang lain (yang fakir miskin); lalu orang-orang yang kaya itu berkata (kepada orang-orang fakir miskin yang beriman): "Inikah orang-orangnya yang telah dikurniakan nikmat oleh Allah kepada mereka di antara kami? " (Allah berfirman): "Bukankah Allah lebih mengetahui akan orang-orang yang bersyukur?". (Al-An'am, 6:53)

114.Dan pada sisi Allah jualah anak kunci perbendaharaan segala yang ghaib, tiada sesiapa yang mengetahuinya melainkan Dia lah sahaja; dan Ia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut; dan tidak gugur sehelai daun pun melainkan Ia mengetahuinya, dan tidak gugur sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak gugur yang basah dan yang kering, melainkan (semuanya) ada tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz) yang terang nyata. (Al-An'am, 6:59)

115.Dan Dia lah yang menidurkan kamu pada waktu malam, dan mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari; kemudian Ia bangunkan kamu (dari tidur) padanya, untuk disempurnakan ajal (masa umur kamu) yang telah ditetapkan. Kemudian kepadaNyalah tempat kamu kembali, kemudian Ia menyatakan kepada kamu apa yang kamu lakukan. (Al-An'am 6:60)

116.Katakanlah: "Dia lah yang berkuasa menghantar kepada kamu azab seksa (bala bencana), dari sebelah atas kamu, atau dari bawah kaki kamu, atau Ia menjadikan kamu bertentangan dan berpecah-belah - berpuak-puak, dan Ia merasakan sebahagian daripada kamu akan perbuatan ganas dan kejam sebahagian yang lain". Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan ayat-ayat keterangan (yang menunjukkan kebesaran Kami) dengan berbagai cara, supaya mereka memahaminya. (Al-An'am, 6:65)

117.Dan tidaklah ada tanggungjawab sedikitpun atas orang-orang yang bertaqwa mengenai dosa orang-orang (kafir yang mengejek-ejek) itu, akan tetapi (kewajipan orang-orang Islam) ialah mengingati (larangan Allah itu) supaya mereka bertaqwa. (Al-An'am, 6:69)

118.Dan jauhkanlah diri dari orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan hiburan, dan mereka pula telah diperdayakan oleh kehidupan dunia dan peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu supaya tiap-tiap diri (di akhirat kelak) tidak terjerumus (ke dalam azab neraka) dengan sebab apa yang ia telah usahakan (dari perbuatan yang buruk dan keji). Tidak ada baginya pelindung dan tidak juga pemberi syafaat yang lain dari Allah. Dan jika ia hendak menebus (dirinya) dengan segala jenis tebusan, (nescaya tebusan itu) tidak akan diterima daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan (ke dalam azab neraka) dengan sebab apa yang telah mereka usahakan. Bagi mereka disediakan minuman dari air panas yang menggelegak, dan azab seksa yang tidak terperi sakitnya, disebabkan mereka kufur ingkar (semasa hidupnya). (Al-An'am, 6:70)

119.Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan merekalah orang-orang yang mendapat hidayah petunjuk. (Al-An'am, 6:82)

120.Mereka (Nabi-nabi) itulah, orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka turutlah olehmu (wahai Muhammad) akan petunjuk mereka; Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepada kamu mengenai petunjuk (Al-Quran yang aku sampaikan) itu. Al-Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi penduduk alam seluruhnya. (Al-An'am, 6:90)

121.Dan janganlah kamu cerca benda-benda yang mereka sembah yang lain dari Allah, kerana mereka kelak, akan mencerca Allah secara melampaui batas dengan ketiadaan pengetahuan. Demikianlah Kami memperelokkan pada pandangan tiap-tiap umat akan amal perbuatan mereka, kemudian kepada Tuhan merekalah tempat kembali mereka, lalu Ia menerangkan kepada mereka apa yang mereka telah lakukan. (Al-An'am, 6:108)

---------------------------------------------------------------------------------------------

Ayat Tadabbur Ringkas Juz 7

p/s : Ayat tadabbur ringkas juz 7 insya Allah akan disambung sekiranya ada kelapangan masa yang lebih..sedang menguruskan sesuatu pada saat ini..akn cuba mencari waktu insya Allah =)

Jzkk sudi ikuti JFTQ utk kali ini =)

Wassalam~

Shift_Ramadhan #6 ; Jewels From The Quran (Juz 6 : An-Nisa', 4:148 - Al Ma'idah, 5:82)



.:: Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang ::.

6 Ramadhan 1432H

Juz 6 : An-Nisaa', 4:148 - Al-Ma'idah, 5:82)

90. Sesungguhnya orang-orang yang ingkar kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan bermaksud membeda-bedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan ,"Kami beriman kepada sebahagian dan kami mengingkari sebahagian (yang lain)," serta bermaksud mengambil jalan tengah (iman atau kafir), merekalah orang-orang kafir yang sebenarnya. Dan Kami sediakan untuk orang-orang kafir itu azab yang menghinakan. (An-Nisaa', 4:150-151)

91. Rasul-rasul (yang Kami telah utuskan itu semuanya) pembawa khabar gembira (kepada orang-orang yang beriman), dan pembawa amaran (kepada orang-orang yang kafir dan yang berbuat maksiat), supaya tidak ada bagi manusia sesuatu hujah (atau sebarang alasan untuk berdalih pada hari kiamat kelak) terhadap Allah sesudah mengutuskan Rasul-rasul itu. Dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. (An-Nisaa', 4:165)

92. Wahai sekalian umat manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Allah (Muhammad s.a.w) dengan membawa kebenaran dari Tuhan kamu, maka berimanlah kamu (kerana yang demikian itu) amatlah baiknya bagi kamu. Dan jika kamu kufur ingkar (maka kekufuran kamu itu tidak mendatangkan kerugian apa-apa kepada Allah), kerana sesungguhnya bagi Allah jualah segala yang ada di langit dan di bumi; dan Allah sentiasa Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An-Nisaa', 4:170)

93. Wahai manusia ! sesungguhnya telah sampai kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al-Quran). (An-Nisaa', 4:174)

94. Wahai orang-orang yang beriman ! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan kerana Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Kerana (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Teliti apa yang kamu kerjakan. (Al-Ma'idah, 5:8)

95. Wahai orang-orang yang beriman ! Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung. (Al-Ma'idah, 5:35)

96. Sesungguhnya orang-orang yang kafir, kalau (tiap-tiap seorang dari) mereka mempunyai segala yang ada di muka bumi atau sebanyak itu lagi bersamanya, untuk mereka menjadikannya penebus diri mereka dari azab seksa hari kiamat, nescaya tebusan itu tidak akan diterima dari mereka; dan mereka akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya. (Al-Ma'idah, 5:36)

97. Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki ? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya) ? . (Al-Ma'idah 5:50)

98. Wahai orang-orang yang beriman! Sesiapa di antara kamu berpaling tadah dari ugamanya (jadi murtad), maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Ia kasihkan mereka dan mereka juga kasihkan Dia; mereka pula bersifat lemah-lembut terhadap orang-orang yang beriman dan berlaku tegas gagah terhadap orang-orang kafir, mereka berjuang dengan bersungguh-sungguh pada jalan Allah, dan mereka tidak takut kepada celaan orang yang mencela. Yang demikian itu adalah limpah kurnia Allah yang diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; kerana Allah Maha Luas limpah kurniaNya, lagi Meliputi PengetahuanNya. (Al-Ma'idah, 5:54)

99. Sesungguhnya penolongmu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang melaksanakan solat dan menunaikan zakat, seraya tunduk (kepada Allah). (Al-Ma'idah, 5:55)


100. Dan barang siapa menjadikan Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sungguh, pengikut (agama) Allah itulah yang menang. (Al-Ma'idah, 5:56)

--------------------------------------------------------------------------------------

Ayat Tadabbur Ringkas Juz 6

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, kalau (tiap-tiap seorang dari) mereka mempunyai segala yang ada di muka bumi atau sebanyak itu lagi bersamanya, untuk mereka menjadikannya penebus diri mereka dari azab seksa hari kiamat, nescaya tebusan itu tidak akan diterima dari mereka; dan mereka akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya. (Al-Ma'idah, 5:36)


Salam 6 Ramadhan 1432H ^_^ ..

Insya Allah, seperti yang pernah kita bincangkan sebelum ini..janganlah kita melihat ayat2 yang seperti ini dengan perspektif betapa kita kononnya mustahil untuk termasuk dalam kalangan orang yang tidak beriman ataupun 'kafir' kepada Allah SWT..Ayat2 seperti inilah yang sepatutnya kita berikan perhatian yang menyeluruh, kerana di akhirat kelak, sekiranya tidak tergolong dalam kalangan orang yang beriman, sudah tentu kita akn tergolong bersama-sama orang yang kafir =( .. Mudah2an Allah jauhkan kita daripadanya..

Dalam ayat ini, kita boleh lihat bagaimana di akhirat kelak, orang2 kafir yang telah dijanjikan azab oleh Allah SWT akan sentiasa cuba untuk mencari jalan untuk melepaskan diri masing2..malah, oleh kerana tersangat hebatnya azab pada hari tersebut, sekiranya mereka memiliki segala harta dan isi2 dunia ini, pastilah akan digunakan untuk menebus diri mereka sendiri..

Tetapi, Maha Suci Allah yang sentiasa menepati janji dan hukuman-Nya..tidaklah 'harta2 tebusan' tadi diterima di sisi-Nya..

Dengan erti kata yang laen..harta2 yang dahulunya dikejar sehingga sanggup melakukan penipuan dan menindas orang2 lemah, kini tidak membawa apa2 faedah lagi kepada mereka..

Bukankah di dalam Al-Quran ini juga kita sudah ketahui, betapa dunia dan segala isinya ini tidak membawa apa2 makna buat Allah SWT..malah di dalam Hadis Nabi sendiri kita boleh baca ;

“Seandainya dunia ini di sisi Allah senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir.” (HR. Tirmidzi)

Nampak betapa rendahnya nilai dunia ini di sisi Allah SWT ? Apalah sangat nilai yang ada dengan sayap nyamuk ? Tetapi di sisi Allah SWT, hakikatnya dunia ini lebih hina dan rendah nilainya daripada sayap makhluk kecil itu =( .. Maka, mengapakah dunia ini juga yang sering membuat kita sedih dan lupa kepada-Nya ? Padahal hakikatnya Dia menjanjikan sesuatu yang lebih kekal, baek dan berkali-kali ganda lebih hebat daripada yang kita tangisi itu..

Dari Abu Hurairah r.a katanya; Rasulullah SAW bersabda maksudnya; 'Dunia penjara bagi orang mukmin dan Syurga bagi orang kafir." (Hadis Riwayat Muslim)

Sekiranya kita melihat hakikat kehidupan di dalam penjara..kita akan dapati betapa insan2 yang menduduki penjara tersebut tidak mampu untuk berbuat sesuka hati mereka, tidak mampu makan atau minum segala apa yang mereka inginkan, pakaian juga sama sahaja..hakikatnya, tidak semua perkara mampu mereka lakukan kerana tertakluk dengan penguatkuasa penjara yang menetapkan segala mcm peraturan dan larangan..

Begitulah juga dengan kehidupan di dunia ini..tidak semua makanan dan minuman boleh diambil sesuka hati oleh orang mukmin, cara pemakaian juga ada tatatertibnya, perkara yang dilarang untuk dibuat juga ada..berbeza dengan orang yang jauh daripada Islam yang sesuka hati melakukan segala benda mengikut nafsu sendiri, tanpa menghiraukan sebarang batas dan larang..dunia sudah menjadi syurga bagi mereka =( ..

Penjara di dunia, tetapi syurga di akhirat, itulah matlamat sebenar kita sebagai seorang mukmin di dunia ini =) .. sedangkan tarikan2 nafsu dan godaan yang kita terima di dunia ini sahaja sudah cukup kuat untuk melemahkan ramai orang, bagaimanakah agaknya ganjaran2 yang Allah sediakan untuk hamba2-Nya di akhirat kelak ? Apa yang pasti, kesemuanya sudah tidak mampu dibayangkan akal..cuma persoalannya, adakah kita menjadikan dunia pada ketika ini penjara kita ? atau syurga sementara kita ?

Insya Allah..mudah2an kita terhindar daripada menjadi golongan yang dinyatakan Allah SWT dalam ayat Al-Ma'idah ini..kumpullah kekuatan, dan tabahkanlah hati di bulan yang mulia ini, semoga bulan2 yang akan datang nnt mampu kita harungi dengan mudah dan penuh keberkatan =) ..

Jzkk dan terima kasih byk2 kerana sudi ikuti series JFTQ utk kali ini..maafkan sebarang silap dan salah ek ^_^

Selamat Beramal ! =)

Wassalam ~

Shift_Ramadhan #5 ; Jewels From The Quran (Juz 5 : An-Nisa', 4:24 - An-Nisa', 4:147)



.:: Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang ::.

5 Ramadhan 1432H

Juz 5 : An-Nisa', 4:24 - An-Nisa', 4:147

71. Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, kerana manusia diciptakan (bersifat) lemah. (An-Nisa', 4:28)

72. Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, nescaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (syurga). (An-Nisaa’, 4 : 31)

73. Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikurniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Kerana) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari kurnia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (An-Nisaa’, 4 : 32)

74. Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (isteri), kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan kerana mereka, (laki-laki) telah memberikan nafkah dan hartanya. (An-Nisaa', 4:34)

75. Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarah, dan jika ada kebaikan sebesar zarah, nescaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. (An-Nisaa’, 4 : 40)

76. Dan Allah lebih mengetahui tentang musuh-musuhmu. Cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah menjadi penolong (bagimu). (An-Nisaa, 4:45)

77. Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. (An-Nisaa’, 4 : 60)

78. Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, iaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang soleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (An-Nisaa’, 4 : 69)

79. Di mana pun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kukuh. Jika memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, "Ini dari sisi Allah", dan jika mereka ditimpa keburukan mereka mengatakan, "Ini dari engkau (Muhammad)." Katakanlah, "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang itu (orang-orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikit pun) ?" (An-Nisaa', 4:78)

80. Kebajikan apa pun yang kamu peroleh, adalah dari sisi Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu, itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi. (An-Nisaa', 4:79)

81. Barang siapa menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barang siapa berpaling (dari ketaatan itu), maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka. (An-Nisaa', 4:80)

82. Maka tidakkah mereka menghayati (mendalami) Al-Quran ? Sekiranya (Al-Quran) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya. (An-Nisaa' 4:82)

83. Barang siapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang baik, niscaya dia akan memperoleh bahagian dan (pahala)nya. Dan barang siapa memberi pertolongan dengan pertolongan yang buruk, niscaya ia akan memikul bagian dari (dosa)nya. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (An-Nisaa', 4:85)

84. Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Dia pasti akan mengumpulkan kamu pada hari kiamat yang tidak diragukan terjadinya. Siapakah yang lebih benar perkataan(nya) daripada Allah ? (An-Nisaa' 4:87)

85. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, nescaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An-Nisaa’, 4 : 110)

86. (Syaitan itu) memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong kepada mereka, padahal syaitan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka. (An-Nisaa', 4:120)

87. Kalau Allah menghendaki, niscaya dimusnahkan-Nya kamu semua wahai manusia ! Kemudian Dia datangkan (umat) yang lain (sebagai penggantimu). Dan Allah Maha Kuasa berbuat demikian. (An-Nisaa', 4:133)

88. Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi kerana Allah biar pun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. (An-Nisaa’, 4 : 135)

89. Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk solat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan solat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (An-Nisaa’, 4 : 142)

----------------------------------------------------------------------------------------------

Ayat Tadabbur Ringkas Juz 5

Maka tidakkah mereka menghayati (mendalami) Al-Quran ? Sekiranya (Al-Quran) itu bukan dari Allah, pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya. (An-Nisaa' 4:82)

Salam 5 Ramadhan 1432H ^_^

Insya Allah..satu ayat yang sememangnya agak terbaek untuk kita tadabbur..kerana apa ? Kerana ayat ini sendiri berkisarkan tentang mentadabbur (memahami) al-quran dan isi2nya =) ..

Seorang ahli falsafah barat pernah berkata," Saya x pernah jumpa buku yang paling banyak bertanya (soalan2 menusuk) dan paling banyak mencabar pembacanya selain drp Al-Quran " ..

Insya Allah, tadabbur kita kali ini bukan berkaitan tentang bagaimana Al-Quran itu boleh menjadi satu warisan Rasulullah SAW yang tidak ada sebarang 'contradictions' dan sebagainya..hal ini kita pernah bincangkan di post 'Mukjizat Yang Satu Itu' dan 'Hadiah Kalam Itu' ^_^ ..

Hari ini insya Allah kita tadabbur satu perkara yang jarang kita bincangkan iaitu ttg ;

' Kenapa dlm Al-Quran banyak soalan ? Kenapa Allah suka bertanya kepada hamba2-Nya yang membaca Al-Quran ? '

Rakan2 semua..

Pernah tengok rancangan Talk-Show ataupun interview di televisyen ? Insya Allah, klu kita tgk betul2 rancangan tue, kita akan dpt lihat betapa orang2 yang sedang di-interview selalu x dapat nak cakap apa yang dia nak cakap..apa tidaknya ? Klu interviewer selalu benar menyekat percakapan, lalu mengeluarkan soalan2 yang baru, sudah tentulah ahli panel tadi kena tukar plak jawapan dan conversation tadi..

Dengan erti kata yang mudah..siapa sahaja yang mengawal soalan, maka dialah yang mengawal suatu conversation..dan ini sebenarnya suatu teknik yang selalu benar dipakai oleh musuh2 Islam, lebih2 lagi semasa di zaman Rasulullah SAW..

Sekiranya kita mengkaji Al-Quran ini dengan lebih dalam, kita akan dapat baca kisah2 tentang orang2 musyrikin Mekah yang selalu bertanyakan soalan kepada Rasulullah..bertanya tentang roh, tentang bila terjadinya kiamat, tentang siapa Zulkarnain, dan sebagainya..

Adakah ini 'central question' ? Hakikatnya, semua ini hanyalah 'taunting question' ataupun soalan2 yang sengaja dikeluarkan untuk mencabar Rasulullah SAW..dan kita boleh lihat, setiap kali sahaja Rasulullah sampaikan jawapan yang jelas kepada persoalan2 tadi..mereka mula menukar soalan yang kadangkala tidak ada kaitan dengan soalan yang sebelumnya..tiba2 pula bertanya tentang siapa pemuda kahfi, tentang apa sebab Allah turunkan manusia dan bukan malaikat, dan sebagainya..

Allah menjawab sebahagian daripada soalan2 tadi di dalam Al-Quran-Nya..tetapi kemudian, kini Allah pula bertanya soalan kepada mereka..nampak bagaimana Allah menyuruh Rasulullah SAW untuk mengawal semula conversation tadi ? Allah membawa mereka semula kepada 'central question', yakni tentang siapa yang menciptakan mereka, dan apa tujuan mereka dijadikan di bumi ini..

Oleh sebab itulah kita akn dapat melihat banyak di dalam al-Quran ini pelbagai perumpamaan dan analogi yang selalu disertai dengan pertanyaan daripada Allah SWT..

' Tidakkah kamu memikirkannya ? '
' Tidakkah kamu memahaminya ? '
' Adakah yang ingin mengambil pengajaran ? '

Semua ini pertanyaan2 yang merangsang fikiran kita untuk berfikir dan tadabbur alam dengan kesedaran betapa semuanya ini tidak akan terjadi tanpa adanya Pencipta Yang Esa..

' Adakah kita memikirkannya ? '
' Adakah kita memahaminya ? '
' Adakah kita mengambil pengajaran daripadanya ? '

Untuk mendapatkan 'feel' dan nikmat ibrah yang tinggi sesudah membaca ayat2 Al-Quran..soalan2 inilah yg wajar kita tanya semula kepada diri kita..Allah SWT sendiri telah mengingatkan kita betapa Al-Quran ini hakikatnya berfungsi sebagai 'pengingat' kepada kita yang selalu x ingat..maka, tidak hairanlah kita selalu lupa..kerana ternyata sangat kita x ingat utk 'beringat' dengan Al-Quran =(

Ini juga satu pengajaran yang baek buat para da'ie di zaman ini..kadangkala kita terlalu sibuk menjawab soalan2 daripada orang bukan Islam tentang kenapa orang islam x blh makan khinzir, kenapa orang islam bukan terrorist dan sebagainya..tetapi, kita selalu lupa untuk bawakkan mereka semula kepada 'central question' yang utama..

Dengan erti kata yang lain..kita di zaman ini terlalu sibuk untuk memberitahu dunia apa yang bukan Islam, sehingga kita lupa untuk beritahu mereka apa yang Islam dan yang lebih utama lagi, apa itu islam..

Jadilah seorang da'ie yang bukan sahaja boleh menjawab soalan yang 'layak' untuk dijawab berdasarkan ilmu yg btul, tetapi juga mampu untuk mengemukan 'central2 question' dan mengawal conversation dengan baek..

Untuk menjadikannya lebih mudah..peringatkanlah diri kita dengan Al-Quran, sebelum kita mengingatkan orang lain tentangnya ^_^ ..

Insya Allah..mudah2an kita akan sentiasa diberikan kekuatan kepada Allah untuk berusaha menjadi hamba-Nya yang ulul-albab dan bijak dalam mentadabbur segala macam perumpamaan yang telah Allah berikan kpd kita semua =)

Jom rakan2 semua, baca dan tadabbur Quran ramai2 ^_^

Itu sahaja utk Jewels From The Quran utk 5 Ramadhan ini..klu rakan2 semua blum membaca JFTQ utk series yang sebelumnya, boleh lah lihat di archives kt sebelah nie..alhamdulillah, setakat nie kita dah bincangkan 5 Juz..mungkin tidak seberapa, tetapi mudah2an kita dapat mengambil beberapa pengajaran yang baek daripadanya =)

Wassalam ~

Shift_Ramadhan #4 ; Jewels From The Quran (Juz 4 : Ali Imran, 3:92 - An-Nisa', 4:23)



.:: Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang ::.

4 Ramadhan 1432H

Juz 4 (Ali Imran, 3:92 - An-Nisa', 4:23)

52. Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu, sungguh, Allah Maha Mengetahui (Ali Imran 3:92)

53. Wahai orang-orang yang beriman ! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim. (Ali Imran 3:102)

54. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu kerana nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (Ali Imran, 3 : 103)

55. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Ali Imran, 3 : 104)

56. Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. (Ali Imran, 3 : 110)

57. Jika kamu memperoleh kebaikan, (nescaya) mereka bersedih hati, tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira kerananya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikit pun. Sungguh, Allah Maha Meliputi segala apa yang mereka kerjakan. (Ali Imran, 3:120)

58. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (iaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang mahupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. (Ali Imran 3:133-134)

59. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. (Ali Imran, 3 :135)

60. Sungguh, telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnah (Allah), kerana itu berjalanlah kamu ke (segenap penjuru) bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang yang mendustakan (rasul-rasul). (Ali Imran, 3:137)

61. Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman. (Ali Imran, 3:139)

62. Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar. (Ali Imran, 3 : 142)

63. Wahai orang-orang yang beriman ! Janganlah kamu seperti orang-orang kafir yang mengatakan kepada saudara-saudaranya apabila mereka mengadakan perjalanan di bumi atau berperang, "Sekiranya mereka tetap bersama kita, tentulah mereka tidak mati dan tidak terbunuh." (Dengan perkataan) yang demikian itu, kerana Allah hendak menimbulkan rasa penyesalan di hati mereka. Allah menghidupkan dan mematikan, dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (Ali Imran, 3:156)

64. Jika Allah menolong kamu mencapai kemenangan maka tidak ada sesiapa pun yang akan dapat mengalahkan kamu; dan jika Ia mengalahkan kamu, maka siapakah yang akan dapat menolong kamu sesudah Allah (menetapkan yang demikian)? Dan (ingatlah), kepada Allah jualah hendaknya orang-orang yang beriman itu berserah diri. (Ali Imran, 3:160)

65. Dan mengapa kamu (hairan) ketika ditimpa musibah (kekalahan pada perang uhud), padahal kamu telah menimpakan musibah dua kali lipat (kepada musuh-musuhmu pada Perang Badar) kamu berkata, "Dari mana datangnya (kekalahan) ini ?" Katakanlah, "Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri." Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imran, 3:165)

66. (Iaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, "Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, kerana itu takutlah kepada mereka," ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung. " (Ali Imran, 3:173)

67. Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari kiamat sahajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, sungguh, dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya. (Ali Imran, 3:185)

68. Kamu pasti akan diuji dengan hartamu dan dirimu. Dan pasti kamu akan mendengar hal yang sangat menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang (patut) diutamakan. (Ali Imran, 3:186)

69. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (iaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari seksa neraka. (Ali Imran, 3 : 190&191)

70. Dan taubat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, "Saya benar-benar bertaubat sekarang." Dan tidak (pula diterima taubat) dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah kami sediakan azab yang pedih. (An-Nisa', 4:18)

-------------------------------------------------------------------------------

Ayat Tadabbur Ringkas Juz 4

Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman. (Ali Imran, 3:139)

Salam 4 Ramadhan 1432H ^_^

Ali Imran, 3:139 ^_^

Rakan2 pembaca semua..

Hidup kita ini penuh dengan segala macam perkara dan senario..kadangkala ada perkara yang menggembirakan, membuat kita tertawa dan ceria..dan kadangkala ada juga perkara yang menyedihkan, sehingga tanpa kita sedari, kita mula menitiskan air mata, hanya kerana hebatnya impak musibah tersebut..

Sekiranya kita jarang mengambil ibrah daripada al-Quran kita, tidak mustahillah kita akan mudah 'down', putus asa, jatuh semangat dan mula menyalahkan semua pihak atas ujian yang menimpa kita..sedangkan dalam masa yang sama, kita lupa betapa musibah2 itu sendiri sebenarnnya telah tertulis di Lauh Mahfuz sebelum Allah SWT turunkan kepada kita..

Maka, mengapa perlu bersedih rakan2 semua =) ?

Mengapa kita perlu berputus asa ?

Bukankah kita ada Allah SWT ^_^ ?

Rakan2 semua..

Dunia ini terlalu hina dan tidak layak untuk ditangisi oleh hamba-Nya yang beriman dengan hari akhirat..bukankah kita ada 'kampung' yang lebih baek dan abadi di sana kelak ? Maka, mengapa kita perlu tangisikan kegagalan2 dan ujian yang menimpa kita di dunia ini ?

Bukankah lebih baek sekiranya kita tangisikan kegagalan kita untuk membangkitkan Islam di dalam diri kita masing2 =( ?

Allah sentiasa ada bersama kita semua..Malah, Dia lebih dekat daripada urat leher (jugular vein) kita sendiri..tidakkah kita mampu untuk melihat betapa musibah2 yang melanda kita itu sebenarnya merupakan satu 'nikmat' yang lebih nikmat daripada nikmat dunia ?

Ya..lebih nikmat daripada dunia dan segala isinya..kerana apa ? Kerana 'nikmat' ini membuatkan kita tertunduk dan mula mengharap kepada Yang Maha Berkuasa..'nikmat' ini menyedarkan kita betapa segala urusan itu akan dikembalikan hanya kepada-Nya..dan hanya diri-Nya sahajalah yang mampu memberikan pertolongan kepada kita..

Dengan erti kata yang laen..musibah dan ujian itu menjadikan kita lebih berharap dan mendekatkan diri kepada Allah..bukankah itu satu 'nikmat' yang lebih nikmat daripada nikmat dunia =) ? Maka, mengapa kita perlu bersedih ?

Sesungguhnya, bukanlah darjat yang tinggi di sisi Allah itu diukur dengan kesenangan dan kemewahan harta yang kita miliki di dunia..bukan juga dengan keputusan2 exam yang cemerlang dan hebat..tetapi kedudukan yang mulia di sisi-Nya itu terletak kepada peringatan seorang hamba kepada Yang Menciptakannya dan memberikannya rezeki...

' Barangsiapa yang Allah mahukan kebaikan untuknya, nescaya Dia akan mengujinya dengan kesusahan ' (Riwayat Al-Bukhari)

Subhanallah ^_^ ~

Betapa mudahnya kita jatuh dengan ujian dunia..sedangkan hakikatnya Allah sedang cuba untuk membangunkan kita..benarlah kata orang, betapa Allah SWT tidak memberikan kita apa yang kita inginkan, tetapi Dia memberikan kita apa yang kita perlukan..

Sedangkan insan yang paling disayangi-Nya, yakni Rasulullah SAW itu sendiri tidak pernah henti ditimpa dengan segala macam ujian dan musibah..tidakkah kita mampu melihat betapa semuanya itu adalah untuk menguatkan hati Rasulullah SAW ? Dan secara tidak langsung membuatkan diri baginda lebih dekat dan sentiasa berharap kepada-Nya semata-mata ? Tidakkah kita ingin perkara yang sama dengan diri kita ? Maka, mengapa kita perlu bersedih lagi =) ?

La Tahzan..Sesungguhnya Allah bersama kita ^_^

Insya Allah..janganlah kita memandang musibah sekadar musibah semata-mata..tetapi lihatlah 'di sebalik tabir' dan 'resepi' musibah tersebut..kerana di dalamnya sudah pasti terkandung garam2 ibrah yang baek buat kita semua ^_^ ..

Jzkk..sekian sahaja series Jewels From The Quran utk malam 4 Ramadhan ini..maafkan segala kekurangan ye =) .. Terima kasih byk2 kerana sudi ziarah =)

Wassalam ~

ShareThis

Related Posts with Thumbnails